PETA BAHASA DAN SASTRA

Indonesia / Sastra Cetak
101. Jatim Piatu  
102. Tjita-tjita  
103. Djebakan di Gedung Elite  
104. Soal Sadjak Dewasa Ini  
105. Talu Bermadah  
106. Garis Pertemuan  
107. Sadjak untuk Gadis Elite  
108. Laguku  
109. Api Murup  
110. Lagu Seberang  
111. Pernjataan Diri  
112. Lubuk  
113. Kita Anak Pedjuang  
114. Pemutusan  
115. Membisu  
116. Penegasan  
117. Tjerita Satu Radja  
118. Semarak Wathan  
119. Djermal  
120. O Tempora! O Mores!  
121. Kepada Bey Noor Hasby  
122. Kehilangan  
123. Kaum Sengsara  
124. Djiwa Hamba  
125. Alam Desaku  
126. Vulpen Baruku  
127. Neraka Penebus Dosa  
128. Mati  
129. Sepandjang Hari  
130. Mutiara  
131. Penantian  
132. Nenek  
133. Kurir   Majalah Mingguan Djaja tersimpan di Subbid Revitalisasi, Bidang Pelindungan, Badan Bahasa
134. Sukarelawan  
135. Porlak Parmanoan   Buku kumpulan Puisi ini pernah diteliti oleh Maini Trisna jayawati (1995) dengan judul Tema, Amanat, dan Nilai Budaya dalam Sastra Batak Angkola Mandailing: Porlak Parmanoan
136. Kana  
137. Kota  
138. Gadis Itu Bernama Ana   Cerpen ini dimuat di Majalah Mutiara.
139. Mutiara di dalam Lumpur  
140. Di sela-sela Pohon Flamboyant   Majalah Mutiara
141. Tanah Merah   Tanah Merah - Digul Bumi Pahlawan Kemerdekaan Indonesia adalah novel karangan A. (Ali) Hasjmy diterbitkan tahun 1976 oleh Bulan Bintang, Jakarta. Dalam novel ini, Ali Hasjmy (1914—1998), seorang ulama besar dari Aceh dan pernah menjabat Gubernur ...
142. Reuni   Majalah Mutiara
143. Dia Bukan Anakku   Majalah Mutiara
144. Belum Terlambat   Majalah Mutiara
145. Hari Kemarin Sudah Lalu   Majalah Mutiara
146. Sebuah Dialog   Majalah Mutiara
147. 700 Puisi Pilihan Perempuan yang Mencari   Buku kumpulan puisi Diah Hadaning ini berisi puisi-puisi sejak masa awal kepenyairannya, yaitu pada awal tahun 1970-an sampai pada masa buku kumpulan puisi itu diterbitkan (2010). Dalam buku itu dimuat puisi yang berdahi judul “Wanita dan Bumi ...
148. Drama Ini Belum Selesai   Majalah Mutiara
149. Achir Perdjalanan sahabat   Majalah Mutiara
150. Habis Gelap Terbitlah Terang   Majalah Mutiara
151. Nyanyian Waktu   Diah Hadaning dalam kumpulan puisinya yang berjudul Nyanyian Waktu (1987) menghimpun empat puluh sajak yang ditulisnya sejak tahun1981—1986). Dalam kumpulannya Diah Hadaning mengangkat tema seputar mikrokosmos. Dia melakukan observasi terhadap ...
152. Menjerah Karena Kasih   Majalah Mutiara
153. Angin Pada Berbalik Arah   Majalah Mutiara
154. Balada Sarinah   Dalam kumpulan puisi Balada Sarinah (1985) puisi-puisi Diah Hadaning umumnya beraliran realisme dan naturalisme, yaitu suatu aliran sastra yang melukiskan kenyataan-kenyataan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari. Kisah-kisah klasik kembali ...
155. Satu Utjapan Jang Tak Termaafkan   Majalah Mutiara
156. PERASAAN   "Perasaan" merupakan cerpen yang bergenre romance dan mempunyai alur cerita maju mundur. Cerpen ini menceritakan tentang lika liku kehidupan percintaan dalam berumah tangga. Penulis menyampaikannya melalui konflik antara tokoh Niz dan istrinya Erna ...
157. Kera Penipu   Kebebasan adalah kebahagiaan hakiki bagi semua binatang, termasuk bagi seekor kera. Akibat ulahnya sendiri, ia harus merelakan kebebasannya. Kisah ini terjadi karena seekor kera yang menipu seekor kancil. Kera  tidak menunaikan janjinya kepada ...
158. Lingkaran Pikiran   Cerpen "Lingkaran Pikiran" menceritakan tentang laki-laki yang tidak teguh pendirian. Penulis menyampaikannya melalui konflik batin yang terjadi pada tokoh Aku. Dimana, setiap kali mengambil keputusan Ia selalu tidak dapat menyelesaikannya, ia ...
159. Rubah yang tak tahu diri   Cerpen ini menceritakan tentang seekor Harimau yang sangat lapar hendak memangsa Rubah. Namun, Rubah tersebut memohon kepada Harimau agar tidak dimangsa olehnya, hingga akhirnya mereka mempunyai kesepakatan, yakni Rubah memberi tahu ...
160. Mendung di atas Bukit   Cerita ini menceritakan Idjo yang sangat menyayangi kambing peninggalan ibunya yang sudah meninggal. Ketika ayahnya berencana untuk menjual kambing-kambingnya untuk keperluan sekolah, ia menolak dan rela tidak dibelikan peralatan sekolah yang ...
161. Fabel dari Tibet : Singa dan Serigala   Cerpen ini mengisahkan tentang kecerdikan seekor kelinci. Ia mengelabuhi singa ketika ingin memakannya. Ketika singa akan memakan kelinci, si domba mengatakan kepadanya bahwa ada seekor binatang yang mengaku bahwa kedudukannya lebih tinggi dari ...
162. Aku Memang Cemburuan 1   Cerpen “Aku memang Cemburuan” menceritakan tentang sepasang suami-istri yang sudah kawin selama dua belas tahun. Sang istri yang sering merasa bosan dengan aktivitasnya menjadi ibu rumah tangga, ia mengajak suaminya untuk berpergian ...
163. Aku Memang Cemburuan 2   Cerpen ini merupakan lanjutan dari cerita “Aku Memang Cemburuan (1)”. Sang istri yang memiliki kesukaan menonton pertandingan gulat dengan alasan ingin melihat para pegulat-pegulat tampan itu membuat suaminya menjadi cemburu. Dan ...
164. Tumi Bermimpi   Tumi merupakan seorang anak perempuan yang berumur 10 tahun. Ia sangat gemar membaca dongeng dan juga senang membantu ibunya. Setiap hari sepulang sekolah Tumi selalu membantu Ibunya di dapur serta mengerjakan tugas yang lain. Setelah itu baru Ia ...
165. Burung Gereja dengan Lidah yang di gunting   Cerpen ini menceritakan tentang nenek yang pemarah sedang menyiapkan kanji sepiring untuk menjemur pakaian yang sudah dicucinya. Waktu ia akan mengkaji pakaiannya, ia melihat ada seekor burung gereja yang sedang memakan kanjinya. Nenek itu sangat ...
166. Kuda Toraja   Permusuhan ini bersumber dari pengkhianatan yang dilakukan oleh Paris putra dari raja negeri Toraja kepada raja Menelaos Yunani.Bertahun-tahun perperangan terjadi, tetapi antara pasukan Toraja dan pasukan Yunani sama kuatnya. Saling berganti ...
167. bara - dihati   Berkisah tentang seorang wanita bernama Mariati yang hidup di tengah kemiskinan dan penderitaan di tempat yang ia tinggali. Ia ditinggalkan oleh suaminya, Tasman, yang berselingkuh dan menjalin rumah tangga bersama wanita lain bernama Rita. Konflik ...
168. kegagalan seorang ajah   Cerpen ini menceritakan tentang seorang bernama harti yang hidup sendiri karena ditinggal ibu dan ayahnya bekerja ke semarang. Harti adalah seorang perawan tua, ia bekerja di kantor D.P.U yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya. Tapi setelah ...
169. Salim, Pengarang   Salim, Pengarang merupakan cerpen karya H. asby yang sdikit menggambarkan kehidupan Salim dan kesetiaan istrinya. Salim merupakan seseorang yang tidak mempunyai pekerjaan. Ia mempunyai istri yang digambarkan sangat setia dan penyabar. Sampai ...
170. Senjum Sedikit   Senyum Sedikit merupakan suatu kumpulan cerpen berbentuk dialog yang dikemas dalam bentuk komedi. Ada sembilan cerita, didalamnya banyak mengandung nilai moral dan agama. Kumpulan cerpen ini juga mengajarkan bahwa untuk mendapat kegembiraan, orang ...
171. NIENA ISTERIKU   Tokoh aku mempunyai seorang istri bernama Nien yang sedang mengandung anak kedua dan juga seorang anak bernama Harry. Disaat tokoh aku pulang dari sidang terakhirnya, Nien mencurigai tokoh aku kalau selama ini tokoh aku bukan melaksanakan ...
172. hidupku mendjadi teka-teki   Cerpen ini menceritakan tentang keluarga yang hidupnya serba kekurangan. Ialah pak benik dan istrinya yang memiliki 5 orang anak yang masih kecil-kecil, mereka semua tidak bersekolah karena alasan ekonomi. Beban keluarga ini ditambah dengan calon ...
173. Daja Tjinta   Daja Cinta adalah cerpen karangan Herman Wouk. cerpen ini sangat sulit dimengerti. Dalam cerpen ini banyak tokoh yang terlibat. Dalam cerpen ini diceritakan Ginny sangat mencintai Burt. Hal terserbut membuat keluarga Erickson pindah. Lalu datanglah ...
174. Nafsu dan Hutang   Cerpen Nafsu dan Hutang menceritakan tentang pegawai dinas tua bernama Pak Zubir. Ia adalah seorang kepala kantor yang apik dalam bekerja dan juga pandai bergaul. Ketika tokoh aku atau seorang pegawai muda bertanya tentang sesuatu kepada Pak Zubir, ...
175. Sesal Kemudian Tak Berguna   Di suatu dusun hiduplah seorang janda yang hidupnya sangat miskin, ia hidup hanya dengan usahanya sendiri yakni mencari kayu bakar untuk selanjutnya dijual ke pasar untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ia memiliki dua orang anak, yang pertama ...
176. Aku Memang Tjemburuan   Cerpen Aku Memang Tjemburuan menceritakan tentang seorang suami bernama Manny yang cemburuan terhadap istrinya, Mabel. Setelah pulang nonton gulat, Mabel yang biasanya cerewet menjadi diam dan murung sampai esok hari karena melamunkan lelaki lain. ...
177. Takkan Kembali   Kepergian Akop secara tiba-tiba membuat risau hampir beberapa anggota keluarganya. Butuh waktu untuk menelusuri jejak dan keberadaannya kembali. Sebagai seorang anak, ia menjadi tanggung jawab tokoh Aku yang telah membesarkannya selama ini. Hingga ...
178. Pak Amin dengan Bidadari   Suatu hari, tinggalah sepasang suami istri, yaitu Pak Amin dan Mbok Amin yang menyambung hidupnya sebagai tukang kayu. Bertahun-tahun, mereka tidak mempunyai anak dan mengharapkan kepada Tuhan agar segera diberikan anak. Hingga pada suatu ketika, ia ...
179. Terdjadinja Rawa Pening   Hiduplah sebuah pendeta penghuni lereng gunung Merbabu, yang dijumpai oleh seekor ular. Nantinya, ular ini meminta diri agar diangkat anak oleh si pendeta. Ia mengiyakan permintaan tersebut, tapi ular tersebut harus membuktikan diri agar kepalanya ...
180. Ibu jang berhati mulia   Cerpen ini menceritakan kisah putra-putra ibu pertiwi yang berjuang untuk mempertahankan tanah airnya dari serangan musuh. Di sebuah dusun tinggal lah seorang janda tua bernama Aminah, rambutnya putih semua, matanya buta, dan giginya pun sudah tidak ...
181. Kuda Troja   Cerpen Kurda Troja karya Hardjana HP adalah salah satu cerpen asal-usul penamaan kuda Troja. cerpen ini menceritakan peperangan antara bangsa Toraja dengan bangsa Yunani. Dalam cerita ini di ceritakan peperangan hebat antara bangsa Toraja dan bangsa ...
182. Piano   Cerpen Piano menceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari tiga tokoh, yaitu Mama, Bapa dan Rini. Mama, orang paling gemar main piano tiap malam, ia meninggalkan Rini dan Bapak untuk selamanya. Kesedihan yang teramat dalam karena ditinggal orang ...
183. Serigala dengan Buaja   Cerpen ini menceritakan kisah tentang Serigala dan Buaya, dimana mereka berdua tinggal di dua tempat berbeda yakni Serigala di hutan dan Buaya di sungai. Pada suatu hari Serigala lapar dan berniat mencari ketam di sungai yang jernih, namun usahanya ...
184. Hari-hari jang Tandus   cerpen ini menceritakan tentang wanita dan lelaki yang mengalami dilema dalam percintaan. Wanita tersebut jatuh cinta kepada lelaki yang merupakan teman dekat suaminya yang telah meninggal. Lelaki Tersebut yang mengajarkan wanita itu arti tentang ...
185. Air susu dibalas dgn air tuba   Alkisah, diceritakan seorang pendeta yang hendak membebaskan seekor harimau yang terkurung dalam kandang, setelah ia tertangkap oleh orang. Harimau itu meminta pendeta untuk melepaskannya karena ia merasa haus dan ingin minum air. Alih-alih ...
186. BaJi Jang Belum Lahir   cerita ini menceritakan tentang keguncangan kejiwaan seorang wanita yang sedang hamil diluar pernikahan. Perasaannya dicambuk oleh berbagai macam kemungkinan yang harus ia terima ketika semua orang nantinya akan mengetahui bahwa perutnya sedang ...
187. Kunang2 kembara Malam   Cerpen ini menceritakan seekor kunang-kunang yang baru saja ditinggal pergi atas kematian ibunya. Kunang-kunang itu pun sangat sedih sekali karena sejak saat ini dirinya hanya akan tinggal sendiri tanpa adanya kasih sayang dari kehadiran ibu, lantas ...
188. Buih Air Laut dan Burung Tjamar   Cerpen Buih Air Laut dan Burung Tjamar karya Kak Goer menceritakan tentang Burung Tjamar jantan yang tidak mau mengurus anak-anaknya. Padahal, sudah dinasehati oleh Buih. Burung Tjamar jantan tidak mau mencarikan anak-anaknya makan, ia hanya ...
189. Rahasia Ibu Kami   cerita ini menceritakan seorang tokoh aku yang ditinggal oleh ayahnya karena meninggal dunia akibat ditembak oleh belanda. tokoh aku hidup bersama dengan ibu, kakak dan adiknya. kakaknya menderita penyakit TBC yang membuat tubuh kakaknya semakin ...
190. Bersatu untuk Mengusir Musuh   Cerpen fabel ini mengisahkan tentang kehidupan hutan yang ditinggali oleh beberapa jenis hewan, seperti kera, tupai, burung, itik dan gangsa. Dalam cerita, ada seekor kera bernama Paidin berteman dekat dengan tupai mata merah. Mereka lebih senang ...
191. Hotel Jang Paling Aneh Didunia   Cerpen ini menceritakan tentang adanya sebuah hotel di daerah Kenya, Afrika. Hotel ini adalah hotel paling aneh di seluruh dunia yang didirikan oleh orang Inggris dan nama hotel ini yakni Hotel Treetops. Hotel ini sering sekali dikunjungi oleh ...
192. Kiageng Giring   Novel Kiageng Giring karya S. Har. JD mengisahkan tentang sepasang suami istri yang hidup sederhana di sebuah desa. Kiageng Giring memiliki seorang adik bernama Kiageng Pemanahan yang hidup di kota. Mereka berdua jarang bertemu. Kiageng Giring ...
193. Pemilihan Ketua dihutan   Sekian lama sudah hutan telah ditinggal pemimpinnya, Pak Tutul si Harimau, karena mati tertembak manusia yang memburunya. Oleh karena itu para penghuni hutan menyiapkan diri untuk memilih dan menyambut pemimpin baru. Terdapat dua kandidat kuat yang ...
194. Sebuah Hati   Sebuah Hati merupakan cerpen karya Djadjak yang menceritakan bagaimana kesedihan seorang wanita yang bernama Atin. Atin ditinggal oleh suaminya yang bekerja di luar kota. Atin sangat kecewa pada suaminya karena tidak menepati janjinya. Atin juga ...
195. Dendam Kesepian   Cerpen Dendam Kesepian menceritakan tentang seorang lelaki yang hidup sendiri dan hidup dalam banyak pikiran. Ia tidak ingin menikah dulu karena ia tidak mau ketika mempunyai anak, istrinya tidak bisa mengurus anaknya seperti perempuan-perempuan ...
196. sebuah bangku di tepian laut   Cerpen ini menceritakan tentang seorang pengarang. Ia mencurigai istrinya telah selingkuh, karena anaknya yang bernama paidjah sangat berbeda mukanya dengan pengarang itu. Hal ini tentu saja dijadikannya bahan untuk membuat karya yang berkisah sama ...
197. Letjutan Hati   Puisi berjudul Letjutan Hati adalah karya Roestam Effendy, diterbitkan di Koran Mestika, Medan, pada tanggal 5 Februari 1954, halaman 3.
198. Kegagalan Kawanku   Kegagalan Kawanku adalah cerpen karya Nasma Nassha. Dipublikasikan di koran Mestika, Medan, tanggal 12 Februari 1954, halaman 3.
199. Djampi   Djampi merupakan puisi karya Zainuddin Aamy. Terbit di Koran Mestika, Medan, tanggal 12 Februari 1954, halaman 3.
200. Pahlawan   Puisi Pahlawan karya Roestam Effendy ini dipublikasikan di Koran Mestika, No. 66 Tahun VII, 19 Maret 1954, halaman 3.

 << 
 1 
 2 
 3 
 4 
 >> 
  |    Ke Halaman :